Filsafat dan Islam sering kali dianggap sebagai hal yang saling bertentangan oleh beberapa orang. Ada yang melihat filsafat sebagai bidang studi yang kontra dengan iman agama, sementara yang lain khawatir akan dampaknya terhadap keyakinan. Namun, dengan analisis yang teliti dan adil, filsafat dapat berfungsi sebagai sarana intelektual untuk memperdalam pemahaman manusia tentang agama, keberadaan, dan realitas alam semesta. Para ilmuwan dan filsuf Muslim pada masa lalu, seperti Al-Kindi, Al-Farabi, Ibn Sina, Al-Ghazali, Ibn Rushd, dan Ibn Khaldun, telah membuktikan bahwa filsafat dan Islam bisa saling mendukung secara harmonis, bahkan saling melengkapi dalam membangun peradaban yang mulia.
Buku ini disusun sebagai upaya untuk menggabungkan dua tradisi ilmu tersebut. Dengan pendekatan yang komprehensif dan holistik, buku ini bertujuan untuk menghadirkan kajian filsafat umum yang berlandaskan pada nilai-nilai serta pandangan Islam. Setiap aspek filsafat yang dibahas tidak hanya disajikan secara deskriptif dari sudut pandang Barat, tetapi juga selalu dikaitkan dan dipahami melalui perspektif pemikiran Islam, baik yang klasik maupun kontemporer. Dengan strategi ini, diharapkan pembaca dapat memahami filsafat secara menyeluruh dan kritis dari sudut pandang keislaman yang kuat.

